Apa Penyebab Kulit Kering dan Kusam?

/Apa Penyebab Kulit Kering dan Kusam?

Apa Penyebab Kulit Kering dan Kusam?

sumber:mudation

Jika kita memunyai kulit yang kering dan kusam, hal ini tentu sangat mengganggu penampilan kita sehari-hari. Hal ini disebabkan karena kulit yang demikian ini akan menciptakan kesan bahwa kita terlihat lebih tua daripada usia kita yang sebenarnya. Keriput dan penuaan dini ini salah satunya disebabkan oleh jenis kulit yang kering dan kusam, dan hal ini mungkin tidak dialami oleh mereka yang memiliki jenis kulit yang berminyak atau normal.

Udara dingin dapat menjadi alasan yang cukup besar untuk membuat kulit terlihat kusam dan membosankan. Namun, ternyata masih banyak alasan yang dapat menjelaskan mengapa kulit Anda tidak dapat menjadi seperti yang didambakan selama ini. Dilansir dari goodhousekeeping.com, Selasa (23/2/2016), beberapa alasannya ada di bawah ini.

1.Anda tidak melakukan cukup eksfoliasi
Mungkin menurut Anda mencuci muka dua kali sehari merupakan rutinitas yang cukup untuk melindungi kulit. Namun, ada satu langkah penting yang harus ditambahkan, yaitu eksfoliasi atau pengelupasan. Berdasarkan penelitian dari Dr Kenneth Howe, seorang dermatologis di Wexler Dermatology, penyebab paling umum dari kulit kusam adalah kekeringan. Kulit kering harus mengelupas, sehingga menghasilkan kulit yang segar dan cerah.

Eksfoliasi juga dapat membuat kulit menyerap lebih baik produk yang diaplikasikan kepadanya. Jadi, Anda tidak perlu heran jika mendapatkan hasil lebih maksimal dari produk yang selama ini digunakan, setelah melakukan eksfoliasi. Ingatlah untuk menjaga kulit baru Anda dengan baik, untuk menghindari peradangan atau iritasi.

2.Kurang kelembapan
Ketika Anda telah melakukan eksfoliasi, maka kulit baru akan memerlukan kelembapan. Proses ini terjadi pada lapisan mikroskopis, lapisan yang biasanya mengalami keretakan atau biasa Anda sebut sebagai kusam. Dengan menggunakan pelembap, Anda mengisi celah yang ada dengan lipid atau lemak alami kulit, sehingga menghilangkan kesenjangan antar sel kulit dan membuat permukaan kulit menjadi halus dan tampak bersinar.

Beberapa ahli kulit menyarankan untuk memakai pelembap dengan bahan-bahan seperti ceramides. Ceramides dapat membantu memperbaiki fungsi kulit, meningkatkan kadar air, dan asam hyaluronic, yang dapat menyebarkan air ke jaringan di sekitarnya.

Bagaimana Anda mengaplikasikan pelembap di wajah itu masalah penting. Oleskan pelembap dengan lembut mulai dari leher ke atas untuk meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang sel-sel di bawahnya. Hal ini dapat melepaskan oksigen ke permukaan kulit, sehingga wajah Anda terlihat lebih sehat dan terhidrasi.

3.Anda tidak minum cukup air
Jika Anda dehidrasi, itu juga pasti mempengaruhi kulit. Dehidrasi dapat menurunkan volume aliran darah ke kulit, yang akan membuat Anda terlihat pucat dan sakit-sakitan. Banyak dari Anda mungkin berpikir bahwa dehidrasi adalah masalah kecil yang akan teratasi hanya dengan minum segelas air atau memakai pelembab. Namun ternyata dehidrasi adalah masalah kulit jangka panjang, yang membuat kulit kehilangan asupan air yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil kulit sehat abadi.

Dehidrasi juga mempengaruhi cara Anda memakai kosmetik. Sebagian besar sel kulit terdiri dari air, sehingga mereka dapat bekerja paling baik dalam kulit yang terhidrasi. Ini berarti mereka masih dapat bekerja ketika kadar air rendah. Kulit dehidrasi dibagi menjadi tiga, yakni dehidrasi epidermal, dehidrasi dermal, atau keduanya. Dehidrasi epidermal ditunjukkan dengan munculnya garis-garis halus. Sedangkan dehidrasi dermal menyebabkan kulit keriput dan kendur. Singkat cerita, apabila Anda tidak ingin keriput, mulailah minum air lebih banyak.

By | 2017-09-06T22:53:27+00:00 September 6th, 2017|Kesehatan|0 Comments